Taman
Nasional Way Kambas
TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS
Taman
Nasional Way Kambas merupakan ekosistem hutan dataran rendah yang terdiri dari
hutan rawa air tawar, padang alang-alang, semak belukar,dan hutan pantai di
Sumatera. Taman Nasional Way Kambas memiliki 50 jenis mamalia diantaranya
Gajah,Badak Harimau,Tapir ,Beruang ,berbagai jenis burung dianta ranya bebek
hutan (Cairina ),Rangkong ,Menco juga jenis reptile. TN.Way
Kambas terbagi atas 3 Seksi Pengelolaan Taman Nasional . SPTN Wilayah I Way
Kanan yang membawahi 4 Resort : Resort
Way Kanan ,Resort Susukan Baru ,Resort Rawa Bunder dan Resort Wako.SPTN Wilayah II Bungur Membawahi
4 Resort : Resort Toto Projo,Resort Rantau Jaya Udik,Resort Umbul Salam dan
Resort Cabang,sedangkan SPTN Wilayah III Kuala Penet membawahi 4 Resort :
Resort Kuala Penet,Resort Margahayu,Resort Kuala Kambas dan Resort Sekapuk.
Geografis
Taman Nasional Way Kambas berada di 4°37’ - 5°15’ LS, 106°32’ - 106°52’ BT.
Temperatur udara 28° - 37° C.Curah hujan 2.500 - 3.000 mm/tahun.Ketinggian tempat 0 - 60
m. dpl dengan luas 125.621,3 hektar,terletak
di Kab. Lampung Timur dan Kab. Lampung Tengah, Provinsi Lampung,yang di
kelilingi 37 desa penyangga, 9 Kecamatan
dan 2 Kabupaten. Penghidupan masyarakat desa penyangga Taman nasional Way
Kambas sebagian besar adalah bercocok tanam seperti : singkong, jagung,padi dan
lainnya.

Gambar 37 Desa penyangga TN.Way Kambas
Gambar TN.Way Kambas
Konflik Antara
gajah dan manusia
Konflik antara gajah dan manusia
terjadi,khususnya di desa-desa penyangga yang berada di sekitar Taman Nasional
Way Kambas . Berbagai usaha telah dilakukan Pemerintah Pusat dan daerah untuk
mengatasi dan menekan konflik yang ada diantaranya pembuatan kanal untuk meminimalis
jalur lintasan gajah dan mengikut sertakan masyarakat pinggiran hutan untuk
mengadakan penjagaan selain petusas TN.Way Kambas dan masyarakat yang memiliki
lahan pinggiran kawasan,.juga di bentuk Team gajah .Konfik biasanya terjadi
disaat masa musim tanam dan menjelang panen.
Oke ..
disini Admin hanya akan membahas dan memperkenalkan ELEPHANT RESPON UNIT,yang
disingkat dengan ERU,Apakah ERU itu ? Baiklah Admin akan member i ulasan
tentang ERU.
ELEPHANT RESPON UNIT ( ERU )
adalah sebuah team yang dibentuk dengan tujuan untuk penanganan konflik
antara gajah dan manusia dan pengamanan kawasan hutan sebagai sarana untuk
meminimalis/menekan konflik yang terjadi.
ELEPHANT RESPON UNIT ( ERU )
Elephant
Respon Unit (ERU) berdiri pada tahun
2011 di Taman Nasional Way Kambas yang
difokuskan di SPTN Wilayah II Bungur tepatnya RPTN.Toto Projo yang dikenal
dengan ERU Bungur. Area kerja ? Cukup
luas hingga membuat team pontang panting untuk memback up area karena jarak yang
begitu jauh belum lagi menghadapi kelompok kecil gajah yang keluar dilain lokasi. Dan pada
tahun 2013 ,kembali dibentuk team ERU Tegal yoso dan difokuskan di Ds.Tegal
Yoso yang masih berada di RPTN.Toto Projo.Wilayah kerja Toto Projo hingga Susukan
Baru yang masuk wilayah SPTN I Way
Kanan. Setelah lebih setahun berjalan kembali di bentuk Team ERU Margahayu yang
bertempat di RPTN.Margahayu SPTN III Kuala Penet.
TEAM
ERU TEGAL YOSO
TEAM ERU MARGAHAYU